Rabu, 02 November 2011

collecion de poesia

LIMA BELAS


Kemudian terdiamku dalam keramaian
Melihat sekitarku yang menancapkan panah keharuan
Satu persatu tetesan kristal bening jatub melalui mataku
Hanya karena kau terfokus melihatmu

Lemas dan tak berdaya
Dibalik bayanganmu dan angka lima belas
Karena senyummu aku bangkit dari keharuan
Dan mengucap do’a apa yang ada dihadapanku

Dari jutaan senyum dan tawa
Hanya senyummu yang aku ingat
Seakan ingin rasa ku hentikan waktu
Kutatap senyummu hingga kuterlarut dalam canda

Tak rela jika usai secepat ini
Karena aku ingin melihatmu dalam keadaan seperti ini selamanya
Hanya detakan jantungku yang kurasa, tanpa detikkan jam
Hanya senyummu yang kulihat, tanpa usai

semua ini...
karena kamu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar